Untitled Project

Untitled #6

Tak ada siapapun di sini. Hanya aku seorang dan sebuah pohon tua yang menjadi tempatku bersandar. Selain itu, hanya terhampar sekumpulan ilalang yang berusaha meraih langit.

Bahkan tak ada binatang-binatang yang sudi menemaniku di sini.

Cuaca hari ini cukup cerah. Aku yakin, sunset kali ini akan sangat cantik. Tapi sayang, hanya aku sendiri yang dapat menyaksikannya. Tak ada orang lain yang bisa merasakan ketenangan saat melihat sunset selain aku di sini.

Buku yang kubawa sudah selesai kubaca berkali-kali kubiarkan terbuka, halamannya berganti seiring angin yang datang meniupnya. Aku benar-benar ingat bagaimana alur ceritanya, bahkan kesalahan-kesalahan kecil yang dibuat sang penulis. Aku sangat menyukai novel itu karena ceritanya sama persis seperti kehidupanku. Seorang gadis yang dianggap aneh hanya karena berbeda dengan yang lain, lalu ia dikucilkan oleh teman-temannya. Yang menemaninya hanyalah alam.

Aku pun merasa seperti itu.

Hanya alam yang setia menemaniku.

Hanya alam yang mengerti aku, dengan segala kekurangan yang kumiliki. Continue reading “Untitled #6”

Advertisements
Music · Uncategorized

Playlist: Motivation

Sooo bulan kemarin aku sempat ‘kacau’. Mood kacau, pikiran negatif tidak bisa dikendalikan, kerjaanku pun menangis merutuki nasib. Merasa terganggu dengan hal itu, aku mencoba melakukan banyak hal, salah satunya dengan mendengarkan musik.

Sehubungan dengan hal itu, di postingan kali ini aku ingin berbagi musik atau lagu yang biasa kudengarkan dan beberapa lagu rekomendasi lainnya ketika aku merasa down, slump, atau bahkan sekedar ingin mendapat suntikan semangat. Memang sih list lagu ini didominasi oleh lagu berbahasa Korea, tapi aku juga menyertakan beberapa lagu dengan bahasa Inggris, bahasa Indonesia, maupun bahasa Jepang.

Here we go!

(P.S: Aku menulis berdasarkan ingatanku dan lagu yang kebetulan di-play di winamp. Bukan berarti lagu pertama merupakan lagu terbaik ketika kalian sedang down, ya!) Continue reading “Playlist: Motivation”

Untitled Project

Untitled #4

Aku tahu aku salah.
Aku tahu aku belum bisa menjadi yang terbaik bagimu.
Aku tahu aku tak bisa menemanimu setiap saat.

Aku tahu kamu bosan.
Aku tahu semua yang kulakukan mungkin.. tidak berarti bagimu.
Aku tahu kau jengkel dan kesal dengan tingkah lakuku.

 

Namun..
Ada hal yang harus kau ketahui.

Aku hanya ingin melihatmu tersenyum.
Aku ingin menjadi alasan dibalik senyumanmu.
Aku ingin kau bahagia dan tertawa lepas.. Seolah-olah kau akan hidup seribu tahun lagi.

Aku ingin kau tahu perasaanku.
Aku menyayangimu.
Aku mencintaimu.
Aku membutuhkanmu.

Aku hanya ingin kamu.

Masa bodoh jika kau memanggilku egois.

Karena aku hanya ingin kamu, di sini. Di sisiku.

Menemaniku,
Selamanya.

Untitled Project

Untitled #3

Kata orang, kalau kita sering menangis karena seseorang, tandanya orang itu bukan yang terbaik bagimu. Ada juga yang bilang, kebahagiaan akan datang jika kita bersama dengan orang yang tepat.

 

Tapi, bagaimana jika orang yang terbaik bagimu adalah penyebab dari kesedihanmu?

Walaupun kau selalu menangis setiap malam karena dia, kau selalu tersenyum setiap kali bertemu dengannya. Kau selalu tertawa lepas seolah-olah tak pernah ada masalah yang menimpa dirimu.

Walaupun kau merasa kesal karena dia jarang mengabarimu, kau selalu memaafkannya. Kau selalu berkata, “Dia pasti sedang sibuk. Jika sempat dia pasti akan mengabariku.”

Walaupun dia meninggalkanmu, kau selalu sabar menunggunya. Padahal kau belum tentu tahu kapan ia kembali. Namun kau selalu berkata, “Dia pasti kembali.”

 

Terkadang, kau merasa berada di titik puncak. Yang berarti kau sudah tidak tahan lagi menahan semua rasa kecewa, sedih, dan kesalmu. Kau bahkan berniat meninggalkannya dan tak kembali lagi. Kau merasa bodoh karena kau tetap berusaha menggapai bintang yang takkan pernah bisa kau sentuh. Kau bagaikan keledai yang selalu jatuh di lubang yang sama.

Namun entah apa yang terjadi padamu karena kau masih tetap berada di sana, di sisinya.

 

Berharap semuanya akan berubah.

My Mind

Baca, Buku, Bahasa, Menulis

cr: weheartit

Early warning: post ini sangat amat panjang sekali. Total terdiri dari 2121 kata. Silakan close tab atau buka website lain jika tidak kuat baca dan tidak kepo-kepo amat dengan cerita orang dibalik blog ini.

Pada awalnya aku tidak tahu pasti passionku apa. Yang aku tahu aku memang tertarik dengan bahasa dan buku. Aku betah berdiam lama dan berkeliling di bagian novel dan komik di sebuah toko buku. Aku senang mencari arti kata dalam kamus Inggris-Indonesia yang terkenal. Aku menyukai bau buku. Suara lembaran kertas yang dibuka perlahan membuatku tenang.

Setiap orang yang mengenalku tentu tahu kalau aku tidak bisa dilepaskan dari kata baca, buku, bahasa, menulis.

Kenapa?

Mari kuceritakan sedikit tentangku. Continue reading “Baca, Buku, Bahasa, Menulis”

Untitled Project

Untitled #2

Aku sudah tidak bisa menahan semuanya.

Semuanya mengganggu pikiranku, membuatku merasa tertekan.

Tak mungkin aku menceritakan semuanya. Tak mungkin aku menceritakan semua masalahku, semua pikiranku, semua hal yang mengganggu benakku selama ini.

Seandainya aku bisa berteriak, mengumpat, berusaha untuk mengeluarkan beban ini, akan kulakukan dengan senang hati. Namun, rasanya tidak mungkin bagiku untuk melakukannya. Karena hal itu takkan membuatku lebih tenang, namun membuatku semakin tertekan dan tertekan. Continue reading “Untitled #2”